Stabilitas implan gigi

Stabilitas implan adalah indikasi oseointegrasi yang sifatnya tidak langsung. Jika implan tidak stabil, maka akan terjadi infeksi yang memicu reaksi penolakan tubuh terhadap implan dan proses oseointegrasi tidak akan terjadi. Dengan mengetahui stabilitas implan, maka oseointegrasi juga bisa diketahui. Stabilitas implan adalah ukuran imobilitas klinis implan. Begitu yang diusulkan oleh Cochran et al. (1998) dan Brunski (1992).

Pencapaian stabilitas implan

Stabilitas implan dicapai melalui 2 level, yaitu:

  1. Level stabilitas primer (tulang kortikal)
  2. Level stabilitas sekunder (tulang kanselos)

Bila stabilitas primer berhasil dicapai dengan sukses, maka kemungkinan besar stabilitas sekunder juga akan berhasil dicapai dengan sukses karena memang stabilitas sekunder dipengaruhi oleh stabilitas primer.

Stabilitas sekunder mulai meningkat pada minggu ke-4 setelah pemasangan implan (Raghavendra et al., 2005). Pada masa ini, stabilitas implan masih sangat rendah. Karena itu, sistem Branemark menyarankan agar pembebanan ditunda hingga implan benar-benar stabil setelah oseointegrasi jadi. Pembebanan yang terburu-buru bisa menyebabkan ketidakstabilan dan kegagalan implan. Pasien dan dokter perlu untuk bersabar menunggu waktu itu tiba.

Faktor yang memengaruhi stabilitas implan

Oseointegrasi itu sendiri adalah proses penyembuhan luka yang bergantung pada pasien. Ada sejumlah faktor yang memengaruhi proses ini. Faktor yang memengaruhi stabilitas primer meliputi:

  1. Kuantitas tulang
  2. Kualitas tulang
  3. Teknik operasi, termasuk ketrampilan dokter yang melakukan operasi pemasangan implan gigi
  4. Karakteristik implan, termasuk geometri, panjang, diameter, permukaan, dsb

Faktor yang memengaruhi stabilitas sekunder meliputi:

  1. Stabilitas primer
  2. Pemodelan tulang dan pemodelan ulang tulang
  3. Kondisi permukaan implan

Stabilitas implan pada berbagai titik waktu perlu diangkakan. Ini berguna untuk memberi informasi yang penting tentang waktu penyembuhan optimal per orangan. Raghavendra et al. (2005) mengusulkan bahwa pengukuran oseointegrasi hendaknya menggunakan pendekatan kuantitatif mengingat hubungan antara stabilitas primer dan stabilitas sekunder bersifat terbalik.

Konsultasikan implan Anda kepada kami. Hubungi saja nomor ini.

Referensi

Brunski JB. Biomechanical factors affecting the bone-dental implant interface (Faktor-faktor biomekanis yang memengaruhi antarmuka implan gigi - tulang). Clin Mater 1992; 10: 153 - 201

Cochran DL, Schenk RK, Lussi A, Higginbottom FL, Buser D. Bone response to unloaded and loaded titanium implants with a sandblasted and acid-etched surface: A histometric study in the canine mandible (Respon tulang terhadap implan yang diberi beban dan yang tidak diberi dengan permukaan implan yang disembur dan yang dietsa asam: penelitian histometrik pada rahang bawah anjing). J Biomed Mater Res 1998; 40: 1-11

Raghavendra S, Wood MC, Taylor TD. Early wound healing around endosseous implants: A review of the literature (Penyembuhan luka dini di sekitar implan endosseous. Ulasan literatur). Int J Oral Maxillofc Implants 2005; 20: 425 - 431

Related tags:
#harga implan gigi #harga gigi palsu #kos tanam gigi #harga implant gigi #dokter gigi #harga crown gigi depan #veneer gigi #harga crown gigi #harga gigi tanam #harga tanam gigi
Related articles:

Kenapa implan tidak boleh bergerak?

Kenapa implan tidak boleh bergerak?

Implan menuntut stabilitas yang betul-betul mantap. Implan bergerak/ goyang seja...selengkapnya

Stabilitas implan gigi

Stabilitas implan gigi

...selengkapnya

Analisis frekuensi resonansi (RFA) & stabilitas implan

Analisis frekuensi resonansi (RFA) & stabilitas implan

Stabilitas implan bisa diukur menggunakan analisis frekuensi resonansi (RFA). De...selengkapnya

FGF-2 dalam perawatan implan

FGF-2 dalam perawatan implan

...selengkapnya

Pengaruh permukaan implan pada stabilitas primer (1)

Pengaruh permukaan implan pada stabilitas primer (1)

Stabilitas primer pada waktu penyisipan implan dan setelah pemberian beban pada ...selengkapnya

Klinik Gigi & Implan Jakarta doctor+dentist Layanan umum: (+62)21 2253 9385 (Pos Pengumben) dan +622153654792 (Palmerah) Layanan implan: +6281291668166, PIN BB: 232BAFD6, Email: klinikdoctordentist@gmail.com Alamat: Jl. Pos Pengumben No. 40c Jakarta Barat, Jakarta 11560 Indonesia, Jl. Palmerah Barat No. 108 Jakarta Barat, Jakarta 11480 Indonesia