Implan gigi

Klinik gigi & implan gigi Jakarta

logo pusat implan gigi jakarta doctor + dentist

Pasang & rawat implan gigi

Feature
Andreas Tjandra, drg, FISID

Andreas Tjandra, drg, FISID

  • Perawatan lengkap, sudah termasuk pasang implan gigi, abutment, dan mahkota (crown) serta perawatan-perawatan lain yang diperlukan hingga perawatan ini selesai tuntas. Paket lengkap dengan harga murah dan bagus begini ada di doctordentist.
  • Telah berpengalaman merawat dan mengobati ±15.000 pasien dari berbagai latar belakang, baik penduduk Jakarta, Jawa, Sumatera, Kalimatan, Sulawesi, Papua maupun penduduk pulau dan propinsi lain.
  • Sudah punya banyak pengalaman memasang dan merawat implan gigi.
  • Drg. Andreas Tjandra, FISID yang menangani pemasangan dan perawatan gigi implan telah mendapat sertifikat dalam negeri dan sertifikat luar negeri dari Harvard University
  • Fasilitas cukup memadai 
    file implan

    File implan.

  • Mutu layanan bagus.
  • Biaya pasang implan gigi sudah termasuk dalam harga paket perawatan implan gigi murah.
  • Tersedia paket dengan implan made in China atau Korea serta paket dengan implan made in Eropa atau USA. 
  • Harga paket perawatan implan gigi murah di kelasnya.
    Ingat ya…..

    murah

  • Pembayaran perawatan implan gigi bisa dicicil/ diangsur. Besarnya cicilan bisa dibicarakan.
  • Klinik berada di lokasi bagus yang strategis dengan jalur lalulintas 2 arah.
  • Konsultasi implan gigi gratis

  • Sejarah kuno kedokteran gigi

    Celcus, filsuf dan penulis kedokteran Romawi kuno.Riwayat kedokteran gigi terbagi dalam 4 masa, yaitu: Masa pra-sejarah Masa kuno Masa abad pertengahan Masa modern Diagram alur waktu berikut ini menggambarkan riwayat kedokteran gigi masa kuno yang dimulai tahun 5000 SM hingga menjelang abad pertengahan. Kedokteran gigi masa kuno Sebelum 5000 SM Masa pra-sejarah kedokteran gigi 5000 SM Teks Sumeria mendeskripsikan tentang “ulat gigi” sebagai penyebab pembusukan gigi. 2600 SM Kematian Hesy-Re, orang Mesir yang digambarkan sebagai sarjana Mesir Kuno. ... baca lengkap »
  • Homeostasis

    homeostasisKonsep homeostasis pertama kali dicetuskan oleh seorang ilmuan sekaligus dokter dari Perancis yang bernama Claude Bernard yang hidup pada abad 19 Masehi, tepatnya 1813-1878. Menurutnya, semua mekanisme vital punya satu obyek, yaitu menjaga kondisi konstan kehidupan dalam lingkungan internal. Demikian dikatakannya dalam bukunya yang berjudul “Leçons sur les Phénonèmes de la Vie Commune aux Animaux et aux Végétaux” yang diterbitkan pada ... baca lengkap »
  • Kolagen

    KolagenKolagen adalah protein fibrosa tak larut dalam matriks ekstraseluler dan jaringan ikat. Ada sekurang-kurangnya 16 tipe kolagen, tapi 80-90% kolagen dalam tubuh manusia terdiri dari tipe I, II, dan III. Kolagen disekresi oleh fibroblas dalam jaringan ikat, osteoblas, dan  sel-sel epitel. Tipe Komposisi Molekul Fitur Struktural Jaringan Representatif Kolagen Fibril I Fibril dengan panjang 300 nm Kulit, tendon, tulang, ligamen, dentin, jaringan interstisial II 3 Fibril dengan panjang 300 nm Tulang rawan, humor ... baca lengkap »
  • Probiotik

    L. reuteriProduk probiotik biasanya dikaitkan dengan kesehatan pencernaan. Tapi, belum lama ini peneliti Anna Haukioja (2010) menemukan bahwa probiotik juga berguna untuk kesehatan mulut dan gigi. Penelitian tersebut menggunakan bakteri Lactobacillus dan Bifidobacterium. Probiotik disarankan meningkatkan keawetan prostesis dengan menghambat adesi mikroba yang merugikan. Probiotik bisa didefinisikan sebagai mikroba hidup atau bumbu makanan yang mengandung mikroba hidup yang menguntungkan kesehatan inang bila digunakan dengan ... baca lengkap »
  • Tannerella forsythia

    Tannerella forsythiaTannerella forsythia ditemukan dan diberinama oleh Dr. Anne Tanner yang bekerja di Forsyth Institute di Cambridge, MA. T. forsythia telah diidentifikasi pada lesi aterosklerosis. Percobaan laboratorium dengan hewan mencit menunjukkan mencit yang terinfeksi T. forsythia menginduksi pembentukan sel busa dan mempercepat pembentukan lesi aterosklerosis. T. forsythia adalah anggota gram negatif anaerobik family Cytophaga-Bacteroides. Awalnya, bakteri ini dideskripsikan sebagai Bakteroides forsythus oleh Tanner et al dan kemudian diklasifikasi ulang sebagai ... baca lengkap »
  • Porphyromonas gingivalis

    Porphyromonas gingivalisNama Porphyromonas berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata “porphyrios” (πορφυριος) yang berarti “warna ungu lembayung (ungu gelap)” dan kata “monas” (μονας) yang berarti “unit”. Sehingga, nama “Porphyromonas” berarti sel Porphyrin sebagai koloni pada plat agar darah berubah jadi berwarna gelap setelah 6 sampai 10 hari sebagai akibat dari akumulasi heme. Di antara patogen penyebab penyakit periodontal, Porphyromonas gingivalis tampaknya merupakan salah satu agen ... baca lengkap »
  • Treponema denticola

    Treponema denticolaPenyakit periodontal menghasilkan inflamasi pada jaringan gusi, resorpsi tulang, dan gigi copot. Salah satu bakteri penyebab penyakit ini adalah bakteri Treponema denticola. Treponema denticola umumnya ditemukan dalam rongga mulut manusia, khususnya pada plak gigi subgingiva, dan berkaitan dengan penyakit periodontal.  Treponema denticola adalah bakteri gram negatif dari family Spiroket yang punya ciri motil (dapat berubah-ubah), ramping, berbentuk spiral, dan fleksibel. Organisme ini punya flagela periplasma ... baca lengkap »
  • Streptococcus mutans

    Streptococcus mutansBakteri Streptococcus mutans sangat umum ditemukan dalam mulut manusia. Bakteri gram positif ini dapat bertahan hidup dalam suhu 18-40° C.  S. mutans ditemukan pertama oleh James Kilian Clarke (1886-1950) setelah diisolasi dari lesi karies. Minat meneliti S. mutans baru meningkat dari dasawarsa 1960an. Streptococcus mutans memetabolisis aneka karbohidrat dan menghasilkan lingkungan asam dalam mulut manusia. Lingkungan asam bisa mengikis dentin dan kemudian menyebabkan gigi ... baca lengkap »
  • Biomaterial

    Biomateri dalam peralatan medisBiomateri adalah materi yang berinteraks idengan sistem biologis. Materi ini bisa natural atau sintetis, hidup atau mati, dan bisa terdiri dari banyak komponen ataupun satu komponen. Biomateri bisa dipakai untuk rekayasa jaringan baru dan menerapkan organ buatan. Biomateri atau bahan hayati digunakan dalam peralatan medis atau peralatan-peralatan yang kontak dengan sistem biologis. Biomateri berhubungan dengan istilah biokompatibilitas. Biokompatibilitas adalah kemampuan materi untuk bertindak ... baca lengkap »
  • Mikroba dan implan gigi

    Bakteri haemophilusImplan berada dalam keadaan steril sebelum kemasan implan dibuka. Kemasan yang rusak menandakan kontaminasi pada implan. Sebelum membuka kemasan implan, pastikan dulu kemasan tertutup rapat sempurna. Setelah kemasan dibuka, implan terpapar berbagai mikroorganisme dari udara terbuka. Oleh sebab itu, sebelum implan dibuka, siapkan wadah berisi antibiotik untuk merendam implan, Kemasan implan dibuka dekat dengan wadah tersebut dan langsung tenggelamkan dalam antibiotik untuk meminimalkan risiko kontaminasi. Setelah ... baca lengkap »
  • Osteopontin dan mineralisasi

    Ekspresi osteopontin dalam proses mineralisasi.Ekspresi, regulasi, sekresi, distribusi osteopontin konsisten dengan usulan bahwa protein ini berfungsi sebagai penghambat mineralisasi. Di samping itu, osteopontin berfungsi sebagai mediator adesi sel dengan matriks, matriks dengan matriks, dan matriks dengan mineral selama proses pembentukan, peremajaan, dan perbaikan jaringan normal dan patologis yang mengalami mineralisasi. Properti dan integritas keseluruhan jaringan yang mengalami mineralisasi antara lain ditentukan oleh sifat dasar antaramukanya. Daerah ... baca lengkap »
  • Osteopontin (OPN) dan sistem kekebalan tubuh

    Fungsi biologis osteopontinOsteopontin disekresi oleh makrofag, leukosit, dan limfosit T. Glikoprotein ini ada pada fluida ekstraseluler di situs-situs inflamasi dan pada matriks ekstraseluler. Sitokin OPN berperan sebagai jembatan yang berfungsi sebagai penghubung untuk terjadinya interaksi antara sel dengan matriks dan interaksi antara sel dengan sel. Osteopontin memfasilitasi perlekatan osteoklas ke matriks tulang melalui interaksi dengan integrin permukaan sel αvβ3 dan CD44, reseptor asam hyaluronat. Mencit OPN–/– mengalami ... baca lengkap »
  • Fungsi dan peran osteopontin

    Osteopontin dan sel T helperOsteopontin merupakan sitokin utama yang meregulasi perbaikan jaringan. Fungsi putatif osteopontin meliputi mineralisasi tulang, regulasi fungsi sel kekebalan tubuh, penghambatan kalsifikasi, kontrol sel tumor, dan aktivasi sel.   Osteopontin meregulasi biomineralisasi dan penghambat pengapuran pembuluh darah yang kuat. Kadar plasma osteopontin meningkat pada kondisi kelebihan berat badan dan obesitas. OPN disiratkan sebagai faktor penting dalam pemodelan ulang tulang. Biomineralisasi Regulasi resorpsi tulang normalOPN dianggap mengikat reseptor vitroneksi pada ... baca lengkap »
  • Struktur osteopontin

    Struktur domain fungsional osteopontinOsteopontin adalah polipeptida berantai tunggal yang terdiri dari sekitar 300 asam amino. Substansi ini diekspresikan sebagai protein nasen dengan berat molekul 33 kDa. Osteopontin manusia punya berat molekul 35422. Meskipun osteopontin disintesis sebagai protein 32 kDa, tapi karena terjadi modifisikasi pasca translasi, maka massa molekulernya jadi berkisar dari 45 kDa hingga 75 kDa. Protein ini bisa diisolasi dari tulang atau susu.  Osteopontin bisa ... baca lengkap »
  • Osteopontin (OPN)

    Osteopontin terlihat pada sampel jaringan paru dari pasien fibrosis pulmoner idiopatik.Osteopontin atau OPN adalah protein matriks tulang non-kolagen yang kaya akan asam sialat terfosforilasi. Substansini ada adalah protein struktural ekstraseluler yang terdiri dari ~ 300 residu asam amino dan punya ~ 30 residu karbohidrat yang melekat termasuk 10 residu asam sialat. Protein ini memediasi aneka fungsi biologis. Osteopontin ditemukan pertama kali pada tahun 1986 dalam osteoblas. Nama “osteopontin” berasal dari kata Yunani “osto” (οστο) yang berarti ... baca lengkap »
  • Osteokalsin

    Peran osteokalsinOsteokalsin juga disebut BGP, singkatan dari Bone Gla Protein atau Protein Gla Tulang. Osteokalsin adalah peptida asam amino yang bergantung pada vitamin K dan punya bobot molekul ringan, yaitu 5800 Da. Peptida asam amino ini disintesa oleh osteoblas. Protein ini ditemukan dalam osteoblas dan dentin. Osteokalsin merupakan substansi pengikat kalsium. Dia berperan dalam mineralisasi  dan homeostasis ion kalsium. Di samping itu, osteokalsin ... baca lengkap »
  • Cbfa1

    Peran Cbfa1 dalam menentukan jalur diferensiasi sel stroma menjadi preosteoblas.Semenjak peneliti berhasil menemukan Cbfa1, osteoblas dan proses pembentukan tulang semakin dapat dipahami. Cbfa1 disingkat dari Core-binding factor alpha 1 (faktor pengikat inti alfa 1). Cbfa1 adalah faktor transkripsi yang penting untuk diferensiasi osteoblas dan osteogenesis. Cbfa1 merupakan salah satu homolog gen Drosophila runt pada mamalia. Molekul ini mengkode faktor transkripsi yang diperlukan untuk komitmen nasib sel osteoblas. Cbfa1 1 mengandung stretch terminal N perulangan poliglutamin dan ... baca lengkap »
  • Actinomyces

    Actinomyces_israeliiGenus Actinomyces sering ditemukan dalam mulut manusia. Apabila ada luka dalam mulut, maka bakteri ini dapat masuk ke dalam tubuh manusia dan menimbulkan penyakit. Klasifikasi ilmiah Domain: Bacteria Filum: Actinobacteria Kelas: Actinobacteria Ordo: Actinomycetales Family: Actinomycetaceae Genus: Actinomyces Genus Actinomyces meliputi cukup banyak spesies, yaitu: A. bovis A. bowdenii A. canis A. cardiffensis A. catuli A. coleocanis A. dentalis A. denticolens A. europaeus A. funkei A. georgiae A. gerencseriae A. graevenitzii A. hongkongensis A. hordeovulneris A. howellii A. humiferus A. hyovaginalis A. israelii A. marimammalium A. meyeri A. naeslundii A. nasicola A. neuii A. odontolyticus A. ... baca lengkap »
  • Bakteri dalam mulut

    bakteri mulutMulut berisi sisa-sisa makanan dan air. Kondisi ini memungkinkan bagi mikroorganisme, khususnya bakteri, untuk tinggal di dalamnya. Kehadiran bakteri dalam mulut manusia pertama kali ditemukan oleh van Leeuwenhoek pada tahun 1680. Dia mengambil sampel plak gigi dan mengamati bahwa ternyata plak gigi mengandung bakteri. Sejak penemuan pertama ini, para peneliti lain berupaya meneliti bakteri-bakteri dalam mulut, baik secara individual maupun secara keseluruhan sebagai ... baca lengkap »
  • Osterix

    Peran osterix dalam diferensiasiOsterix atau Osx adalah faktor transkripsi khusus osteoblas yang mengaktifkan sekumpulan gen selama diferensiasi preosteoblas menjadi osteoblas matang dan osteosit. Pada postingan sebelumnya, kita telah membahas bahwa Runx2 berperan memasok osteoblas belum matang. Osterix mematangkan osteoblas yang belum matang tersebut hingga menjadi osteosit. Peran Osterix dalam pembentukan tulang Osx juga memainkan peran penting dalam pembentukan tulang dewasa, termasuk pembentukan tulang baru dalam perawatan implan ... baca lengkap »
  • Runx2

    peran runx2Nilai penting runx2 dalam implan gigi Implan gigi tertanam kokoh karena berpadu dengan tulang baru. Tulang baru dibentuk oleh osteoblas dan osteoblas bisa terbentuk dari sel induk mesenkim antara lain karena Runx2. Sel induk tersebut berdiferensiasi menjadi osteoblas belum matang yang mengekspresikan osteopontin dan gen protein matriks melalui aksi Runx2, osterix, dan β-katenin. Osteoblas yang belum dewasa tersebut selanjutnya berdiferensiasi menjadi osteoblas dewasa ... baca lengkap »
  • Diferensiasi

    Diferensiasi selDiferensiasi adalah perubahan dari suatu jenis sel ke jenis sel yang lain, biasanya dari jenis sel yang tidak atau kurang terspesialisasi ke jenis sel yang lebih terspesialisasi. Sel yang dapat berdiferensiasi disebut pluripoten bila sel bisa berdiferensiasi jadi aneka jenis sel organisme dewasa dan disebut totipoten bila sel bisa berdiferensiasi jadi jenis sel apapun termasuk sel plasenta. Pada manusia, sel totipoten hanya sel zigot ... baca lengkap »
  • Matriks ekstraseluler

    matriks ekstraselulerMatriks ekstraseluler adalah komponen non-seluler yang ada dalam semua jaringan dan organ. Matriks ini menyediakan perancah fisik yang penting bagi unsur-unsur seluler dan mengawali isyarat biokimia dan biomekanik yang diperlukan untuk morfogenesis jaringan, diferensiasi, dan homeostasis. Matriks ekstraseluler bukan hanya menyediakan dukungan struktural bagi sel dan jaringan, tapi juga berperan penting dalam meregulasi perilaku sel dalam organisme-organisme multisel. Dalam organisme multisel pula, banyak ... baca lengkap »
  • Sel induk pulpa gigi (DPSC)

    Sel induk pulpa gigiPulpa gigi mengandung jaringan ikat, sel mesenkim, serabut saraf, pembuluh darah, dan limfatik. Fungsi utamanya adalah memproduksi dentin dan mempertahankan vitalitas biologis dan fisiologis dentin.  Sel induk dalam gigi punya kemampuan untuk bermigrasi ke permukaan dentin dan berdiferensiasi menjadi odontoblas untuk membentuk dentin reparatif. Kemampuan untuk membentuk odontoblas baru sebagai respon terhadap kerusakan menunjukkan adanya sumber sel induk dalam pulpa gigi. Gronthos ... baca lengkap »
  • Diferensiasi sel induk pulpa

    sel induk pulpa gigiAndai sel induk pulpa pada gigi asli manusia dapat diinduksi untuk melakukan diferensiasi, maka gigi fraktur, gigi gumpil, dan gigi patah dapat pulih kembali seperti semula. Tapi, apakah hal ini mungkin? Para peneliti melakukan penelitian atas kemungkinan ini menggunakan hewan laboratorium dan ternyata mungkin. Rekayasa jaringan memerlukan 3 bahan pokok, yaitu: sel induk yang dapat merespon induksi sinyal morfogenetik, termasuk faktor diferensiasi dan faktor pertumbuhan matriks ekstraseluler, perancah ... baca lengkap »
  • Odontoblas

    OdontoblasOdontoblas adalah sel kolumnar tinggi yang berada pada perifer pulpa gigi. Odontoblas bertanggung jawab atas pembentukan dentin, jaringan mineral berbasis kolagen yang menyusun gigi. Pembentukan dentin oleh odontoblas terjadi melalui sekresi komponen matriks organik kolagen dan non-kolagen dengan mengontrol proses mineralisasi. Proses sel berasal dari badan sel odontoblas dan mempenetrasi ke dalam dentin yang termineralisasi. Setelah dentinogenesis, odontobals mendepositkan lapisan baru dentin ... baca lengkap »
  • Jaringan tulang

    Mineralisasi terjadi pada matrik tulangJaringan tulang adalah suatu bentuk jaringan ikat yang matriksnya terdiri dari serat kolagen dan substansi dasar di mana garam-garam kalsium mengendap dalam bentuk apatit. Pada jaringan ini terdapat osteosit dan substansi kolagen interseluler. Istilah “jaringan” dalam konteks ini berarti sekelompok sel dan substansi antarsel yang menjalankan suatu fungsi khusus. Di samping jaringan tulang masih ada jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, ... baca lengkap »
  • Mekanisme osseointegrasi dalam implan gigi

    Oseointegrasi suksesImplan gigi sistem Branemark berbentuk ulir sekrup dan dibuat dari titanium murni komersil (cp ti). Sistem ini dikembangkan sebagai hasil dari riset dasar dalam bidang biologi tulang yang dilakukan oleh Branemark selama dasawarsa 1950an hingga 1960an di Universitas Lund dan Gothenburg. Desain implan ini tidak mengalami modifikasi selama lebih dari seperempat abad penggunaan klinis. Mekanisme Tahap pertama adalah pengeboran tulang untuk mempersiapkan ... baca lengkap »
  • Fibroblas

    Fibroblas gusiFibroblas adalah suatu jenis sel yang bertanggung untuk memproduksi matriks ekstraseluler dan kolagen. Fibroblas memainkan peran penting dalam perbaikan jaringan. Fibroblas adalah sel jaringan ikat yang utama dalam tubuh manusia. Fibroblas adalah anggota family sel jaringan ikat bersama-sama dengan sel tulang rawan, sel tulang, sel lemak, dan sel otot polos. Sebagian kelas fibroblas dapat berubah menjadi anggota famili lain. Perubahan tersebut diregulasi oleh ... baca lengkap »
  • Inflamasi tulang

    fase inflamasi pada penyembuhan tulangSetelah implan disisipkan dan luka operasi ditutup, masa penyembuhan siap dimulai. Tahap pertama dari masa penyembuhan tulang adalah inflamasi atau bengkak. Penyembuhan tulang terbagi dalam 4 tahap dengan karakteristik yang khas. Walau begitu, perlu disadari bahwa transisi dari satu tahap ke tahap yang lain tidak punya batas yang tegas. Keempat tahap penyembuhan tulang itu adalah sebagai berikut. inflamasi pembentukan kalus lunak pembentukan kalus keras pemodelan ulang Cedera tulang ... baca lengkap »
  • Sakit gigi dan kesehatan jiwa

    Percayakah Anda, kesehatan jiwa berkaitan dengan sakit gigi? Sepintas lalu, hal ini kesannya berlebihan. Tapi, coba pikirkan: saat gigi sedang di puncak rasa sakit, bagaimana kondisi jiwa Anda? Bawaannya ingin marah. Begitu pula sebaliknya. Saat kondisi jiwa sedang kurang sehat, misalnya depresi, ada orang yang jadi malas mandi dan sikat gigi. Dampaknya, gigi bisa jadi sakit. Ini menunjukkan kondisi kesehatan jiwa manusia memang berkaitan dengan ... baca lengkap »
  • Hidroksiapatit

    Kristal hidroksiapatit email gigiHidroksiapatit (HA) atau hidroksilapatit merupakan komponen utama dan bahan utama tulang dan gigi yang normal. Komposisi email gigi terdiri dari 97% nano-hidroksiapatit dan komposisi dentin terdiri dari 70% hidroksiapatit. Kegunaan senyawa ini adalah membuat tulang dan gigi jadi kaku dan keras. Selain itu, nano-hidroksiapatit juga membuat gigi jadi tampak putih cemerlang dan menutup pori-pori kecil permukaan gigi sehingga menyebarkan pantulan cahaya. Nano-hidroksiapatit Hidroksiapatit ... baca lengkap »
  • Pirofosfat

    Anion pirofosfatPirofosfat dibuat dari fosfat yang dipanaskan. Inilah sebabnya kenapa senyawa ini disebut “pirofosfat”, yaitu dari kata “piro” yang berarti api dan kata “fosfat”. Selain menggunakan panas, pirofosfat juga bisa terbentuk dari kondensasi senyawa biologi fosforilasi dengan fosfat anorganik. Dalam tubuh manusia, pirofosfat tentu saja diproduksi bukan menggunakan dua cara tersebut, melainkan menggunakan cara biokimia.  Para peneliti telah menemukan bahwa pirofosfat inorganik meregulasi proses mineralisasi ... baca lengkap »
  • Pemodelan tulang

    pemodelan tulang tidak sama dengan pemodelan ulang tulangDi samping mensyaratkan pemodelan ulang tulang, kesuksesan implan gigi juga bergantung pada kesuksesan pemodelan tulang. Apa sih pemodelan tulang itu? Pemodelan tulang adalah proses adaptif yang dimediasi secara mekanik untuk mengubah ukuran, bentuk, atau posisi tulang. Proses ini membentuk elemen-elemen tulang dan memastikan akuisisi morfologi dan massa tulang yang tepat selama pertumbuhan. Proses pemodelan tulang berlangsung seumur hidup dan diperlukan untuk perbaikan dan adaptasi pada ... baca lengkap »
  • Osteogenesis

    Osteogenesis osifikasi intramembranIstilah Istilah “Osteogenesis” berasal dari kata dalam bahasa Yunani, yaitu kata “ostō” (οστο) yang berarti tulang dan kata “genesē” (γενεση) yang berarti kejadian atau penciptaan.  Istilah ini merujuk pada proses pembentukan tulang. Istilah ini bersinonim dengan istilah “Pembentukan Tulang.” Istilah “osteogenesis” agak dekat dengan istilah “osifikasi” dan “mineralisasi”. Istilah “osifikasi” merujuk pada proses osteogenesis secara natural. Istilah “mineralisasi” merujuk pada pengendapan mineral pada matrik tulang ... baca lengkap »
  • Mineralisasi

    Mineralisasi terjadi pada matrik tulangPembentukan tulang terdiri dari 2 tahap, yaitu: Pembentukan matriks tulang. Peletakan mineral-mineral ke matriks tulang itu. Istilah “mineralisasi” merujuk pada tahap nomor dua. Jadi, mineralisasi berarti proses peletakan mineral-mineral pada matriks tulang.  Komposisi Komposisi tulang normal, termasuk tulang di sekitar mulut, terdiri dari 50% sampai 70% mineral, 20 sampai 40% matriks organik, 5% sampai 10% air, dan kurang dari 3% lipid. Mineral adalah penyusun tulang yang paling ... baca lengkap »
  • Faktor yang memengaruhi pemodelan ulang tulang

    faktor yang memengaruhi pemodelan ulang tulangPemodelan ulang tulang melibatkan aksi osteoklas untuk “memakan” tulang yang telah tua dan osteoblas membentuk tulang baru di lokasi yang telah “dimakan” oleh osteoklas. Proses ini terus berlangsung seumur hidup. Tulang lama yang “dimakan” osteoklas dan tulang baru yang dibentuk oleh osteoblas harus seimbang. Jika tidak, maka akan timbul penyakit tulang.  Aneka faktor lokal dan faktor sistemik memengaruhi pemodelan ulang tulang, seperti berikut: Faktor ... baca lengkap »
  • Sel pelaku pemodelan ulang tulang

    Pemodelan ulang tulangProses pemodelan ulang tulang bukan hanya melibatkan satu jenis sel yang jadi pelaku proses itu. Ada beberapa jenis sel yang bertindak sebagai pelaku pemodelan ulang tulang. Mereka adalah: OsteoklasDalam pemodelan ulang tulang, osteoklast berperan “memakan” tulang. Aksi osteoklas diimbangi oleh osteoblas. Pendewasaan osteoklas memerlukan stimulasi RANKL yang diekspresikan osteoblas.  OsteoblasOsteoblas berperan membentuk tulang. Aksi ini mengimbangi aksi osteoklas. Keseimbangan antara peran osteoklas dan osteoblas mendukung ... baca lengkap »
  • Osteomak (Osteo makrofag)

    DiferensiasiJaringan lining tulang mengandung banyak makrofag yang diistilahkan osteomak. Osteomak singkatan dari osteal makrofag atau makrofag tulang. Sel ini adalah subtipe khusus makrofag yang ada pada jaringan tulang. Sel osteomak berinteraksi dengan osteoblas dan mengontrol mineralisasi. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa osteomak punya peran besar dan substansial dalam biologi tulang. Osteomak punya fungsi pokok dalam pembentukan tulang dan pemodelan ulang tulang. Osteomaks dikenal turut ambil bagian ... baca lengkap »
  • Sel B, sel tukang sapu

    Sel BSebelumnya, kita telah membahas bahwa sel T bagaikan pasukan tentara yang terdiri dari prajurit penyerbu (sel T killer) dan komandan (sel T helper). Kali ini kita akan membahas sel B yang bertindak seperti tukang sapu. Sel B atau B cell alias limfosit B adalah salah satu jenis sel darah putih dari sub-tipe limfosit di samping sel T. Antibodi yang disekresikan oleh sel ... baca lengkap »
  • Sel T

    sel T killerT pada istilah “Sel T” merupakan singkatan dari kata “timus”, suatu organ limfa yang berada di leher vertebrata yang memproduksi sel T untuk sistem kekebalan tubuh. Setiap respon kekebalan tubuh yang efektif pasti melibatkan aktivasi sel T.  Sel T adalah subset limfosit yang berperan dalam respon kekebalan tubuh dan dalam perlawanan terhadap sel tumor dan organisme-organisme dalam tubuh manusia. Tanpa sel T, ... baca lengkap »
  • Sel sistem kekebalan tubuh

    L-PRFSistem kekebalan tubuh terdiri dari beberapa jenis sel, yaitu: Leukosit (sel darah putih)Leukosit atau sel darah putih adalah sel kekebalan tubuh yang berperan mempertahankan tubuh manusia agar tidak terkena penyakit menular dan benda-benda asing yang berasal dari luar tubuh manusia. Sel-sel ini mengidentifikasi dan meniadakan patogen dan mediator penting dalam aktivasi sistem imun adaptif. NeutrofilNeutrofil adalah tipe fagosit terbanyak yang menjelajahi seluruh tubuh ... baca lengkap »
  • Alergi titanium

    Implan gigi pada umumnya dibuat dari bahan titanium dan tidak banyak manusia menderita alergi titanium. Walau begitu, pasien perlu mengetahui gejala dan tanda-tanda alergi titanium karena alergi titanium belum tentu muncul begitu implan dipasang. Memang ada alergi yang muncul beberapa hari setelah implan dipasang, tapi ada pula alergi yang baru muncul 5, 10 atau 15 tahun setelah implan dipasang dan berfungsi ... baca lengkap »
  • Tambalan gigi era purbakala

    okerGagasan menambal gigi berlubang bukan hal baru. Gigi manusia berumur 6500 tahun yang ditemukan di Slovenia menunjukkan retak di gigi taring kiri pada rahang bawah diisi dengan lilin malam yang dihasilkan dari lebah. Berbagai teknik analisis menunjukkan area dentin yang terbuka dan retak vertikal yang meliputi enamel dan dentin diisi dengan bahan itu. Mungkin pengisian ini dimaksudkan untuk mengurangi rasa sensitif pada gigi ... baca lengkap »
  • Stabilitas prostetik-implan: sekrup atau semen

    ukuran stabilitas implanPerkembangan teknologi implan gigi telah berhasil meningkatkan stabilitas biomekanis antarmuka abutmen-implan. Hal ini, pada gilirannya, sangat meningkatkan stabilitas mekanis restorasi. Juga, hal ini pada umumnya meningkatkan respon dari jaringan lunak dan jaringan keras di sekitar implan terhadap implan. Stabilitas biomekanis implan dipengaruhi oleh sejumlah hal, antara lain: koefisien friksi, penggunaan pelumas pada dudukan uliran implan, dan konfigurasi dudukan uliran implan. Ada ... baca lengkap »
  • Reoseointegrasi untuk menangani implan gagal

    Jika oseointegrasi gagal, bisa coba dilakukan reoseointegrasiImplan gigi yang mengalami kegagalan awal atau pun kegagalan akhir menunjukkan fenomena penyusutan tulang (bone loss). Apabila kondisi ini dibiarkan, maka penyusutan tulang terus berlanjut sampai tulang penyangga implan betul-betul tak tersisa. Akibatnya, implan copot dan implan baru tidak bisa dipasang di tempat itu karena tulang untuk menaruh implan sudah tidak ada lagi. Maka, tujuan sederhana dalam kasus implan gagal adalah ... baca lengkap »
  • 9 Faktor pendukung oseointegrasi

    Desain implanFaktor pendorong oseointegrasi yang telah diketahui ada 9 (sembilan), sebagaimana yang disajikan dalam karya penelitian Mavrogenis, et al. (2009). Sembilan faktor itu meliputi: Desain implanGehrke, et al (2015) mengamati bahwa implan dengan desain kerucut yang dipasang pada kondisi kepadatan tulang sedang lebih stabil dengan pitch sempit ketimbang pitch lebar. Ini menunjukkan bahwa desain implan terbukti berpengaruh pada stabilitas implan. Karena stabilitas implan ... baca lengkap »
  • 7 Faktor penghambat oseointegrasi

    Terapi radiasi kepala dan leherBukan hanya faktor pendukung oseointegrasi, faktor penghambat oseointegrasi juga memengaruhi apakah oseointegrasi akan berhasil atau tidak. Sekurang-kurangnya ada 7 faktor penghambat oseointegrasi yang sudah dikenal: 1. Kematian sel (osteonekrosis) Panas tinggi lebih dari 47 °C yang dihasilkan dari pengeboran tulang bisa mematikan sel-sel tulang di sepanjang tepian lubang yang dibor. Sel tulang yang mati tidak dapat merespon kehadiran implan dan tidak bisa menjalankan proses penyembuhan. ... baca lengkap »
  • Resorpsi tulang

    Resorpsi tulangSetiap perawatan implan pasti membutuhkan resorpsi tulang agar implan jadi. Apakah resorpsi tulang itu? Resorpsi tulang adalah pemecahan dan penyerapan tulang. Osteoklas memecah jaringan dalam tulang dan melepaskan mineral-mineral sehingga menyebabkan transfer kalsium dari jaringan tulang ke dalam darah.  Resorpsi tulang adalah fungsi seluler yang penting dalam perkembangan fisiologi rangka. Kenaikan tingkat resorpsi tulang menyebabkan penyakit osteoporosis, penyakit tulang metastatik, dan gangguan tulang Paget. ... baca lengkap »
  • Pemodelan ulang tulang (bone remodelling)

    Pemodelan ulang tulangMenurut Fazzalari, pemodelan ulang tulang adalah proses aktif yang berlangsung di seluruh rangka manusia dan yang penting untuk homeostasis kalsium dan mempreservasi integritas rangka melalui pasangan aktivitas osteoklas dan osteoblas. Selain dua jenis sel ini, osteosit dan sel batas (lining cell) juga turut terlibat dalam proses pemodelan ulang tulang. Osteosit berperan meresorpsi atau “memakan” mineral tulang dan mendegradasi protein-protein matriks ekstraseluler (ECM, Extracellular ... baca lengkap »